Damai itu indah, ya itulah kata yang pantas terucap dan direalisasikan dalam kehidupan kita, siapapun itu tak peduli itu ras, agama, buadaya dll. terutama di Indonesia.
Setiap umat, bebas menjalankan kewajiban ibadah menurut kepercayaannya, tanpa ada larangan dari siapapun. Harapan itu sangatlah diinginkan terjadi dibangsa indonesia ini. Sayang bangsa kita yang dahulunya aman dan tentram, terkenal dengan keramah tamahannya, saat ini berubah menjadi buas dan ganas. Ibarat kata, kalau tidak bermusuhan dengan orang, rasanya kurang nikmat.
Terkadang dalam benak kita bertanya, kenapa bisa seperti ini? Padahal negeri kita ini adalah negeri yang mempunyai semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda agama dan suku tetapi tetap satu dan padu. Apakah semboyan itu sudah mulai pudar dari pemikiran bangsa ini? sehingga sering terjadi pergesekan sedikit langsung memanas.
Sudah, mulai saat ini mari kita tinggalkan kejelekan yang pernah ada, sebaiknya kita berfikir saja kedepan bagaimana caranya supaya kita bisa menjadi orang yang cinta damai. Untuk masalah konfilk yang akhir-akhir ini bgaimanapun juga haruslah segera diakhiri dengan restrukrisasi perundang-undangan yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi dan Hak-hak Asasi Manusia (HAM).
Sebagaimana dijelaskan dalam Al-qur’an surat :
Al-Hujuraat

Semoga, kita & juga negeri kita bisa menjadi lebih damai, saling menghargai, saling tolong membantu. Amin ya rabb..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar